Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 September 2007

Sebongkah Tanah

Aku hanyalah sebongkah tanah yang tak berharga..
Yang tergeletak tak berdaya ditepian jalan
Diinjak dan diludah orang..

Aku hanyalah sebongkah tanah yang kotor..
Yang tertimbun ribuan tahun dipeluk bumi..
Yang tak pernah bersua dengan sinar matahari

Aku ini sebongkah tanah
Yang hampa dan tak bernyawa
Hingga ia datang meniupkan cinta
Dan pinjaman napas kehidupan..

Entah sampai kapan aku akan bertahan..
Berdiri diatas debu hingga kaki ini goyah
Lelah..
Dan meminta untuk kembali pada-Nya..

Jumat, 24 Agustus 2007

Resah


Ada kalanya hati ini terasa begitu resah..
Hujan yang menyapa seakan terlihat bagaikan badai yang datang dengan selaksa ancamannya

Sinar mentari yang membelai serupaa jilatan lidah api
yang akan datang dan menghanguskan diri ini..

Hari ini untuk kesekian kalinya rasa itu datang

Denting denting lonceng gereja seakan sebuah ketukan palu dimeja pengadilan.. Dan aku takut...

Rabu, 22 Agustus 2007

Perjalanan

Dengarkan sabda sang alam..
Yang setia membelai dalam desauan angin malam
Bergulir..
Menitik..
Menurunkan rinai tangisnya ke wajah bumi
Dan akan terus mengalir...
Mencari sungai
Menyisiri lautan
Berharap menemukan samudera yang lebih dalam..

Sedang setengahnya
Terperangkap dalam lekuk daun dan kelopak bunga
Berganti wujud..
Turun sebagai embun
Membasahi tanah
Manyambung kembali hawa kehidupan yang nyaris padam
Memperdengarkan kembali detak jantung bumi yang nyaris berhenti
Hmm...

Sabtu, 04 Agustus 2007

Menemanimu Berjalan

Pernahkah kau merasa lelah
Ketika jalan yang kau telusuri masih jauh
Sementara kakimu mulai lelah
Dan pandanganmu mulai kabur..

Kau lihat ke kanan dan kekiri
Orang-orang berjalan berdua-dua
Mereka saling berangkulan dengan hangat
Berbisik sambil tertawa

Dan tiba-tiba kau merasa sepi
Bahumu terasa dingin, sepi akan rangkulan seorang teman
Tak ada yang menggenggam tanganmu
Atau menceritakan lelucon lucu

Saat itu kau merasa begitu lelah..
Kau ingin berhenti saja dalam perjalanan ini
Kau ingin pulang dan merebahkan diri di tempat tidur
Bahkan kau berteriak "aku menyerah..."

Padahal kau tidak tahu
Aku selalu menyertai jalanmu
Aku ada disampingmu..namun kau tidak merasakannya
Aku selalu memelukmu, sayang kau tidak tahu.
Berbagai alasan aku tidak bisa menunjukkan Diriku padamu, teman..tapi
Invinsible bukan berarti tidak ada..

Saat ini mungkin kau tidak dapat melihat penyertaanKu
Jalanan begitu sukar, tanah begitu panas dan keras
Dan kau terlalu sibuk dengan penderitaanmu sendiri sehingga tidak dapat menghiraukan apapun.. Aku mengerti...
Mungkin nanti..saat kau sudah tiba dijalan yang agak lembut dan ringan
Kau dapat melihat jejakKu disepanjang jalanmu..
Saat itulah akan Kau sadari
Darimana kekuatan yang kakimu peroleh untuk berjalan sejauh itu.

Jangan malu mengatakan "Aku lelah.." padaKu.
Aku yang akan menggantikanmu berjalan menelusuri hidup
Menggendongmu.

Jejak


panas menyapu kulitku..
apa ini..
kakiku terluka ketika aku mencoba berlari sendiri
pegang tanganku
aku takut jatuh..

aku kehilangan tujuan ditengah jalan
dimana?
sayup-sayup hanya kudengar suaraMu..
aku mencari dan terus mencari
akankah Kau menemukan aku?